Info Pengiriman: Order yang masuk mulai tanggal 28 Maret akan diproses mulai 2 April 2025.

CASHBACK Dapatkan store credit* selengkapnya

DISKON ONGKIR Pembelian min 5kg* selengkapnya

KARTON DISKON hingga 3% off. selengkapnya

cara membuat coklat cair tidak membeku

2 Cara Membuat Coklat Cair Tidak Membeku

Matthew Sullivan

|

|

5 min

Tantangan terbesar dalam melelehkan cokelat adalah menjaga bentuknya agar tetap mencair. Selain itu, tampilan cokelat cair harus tetap mengilap sehingga terlihat menarik saat diaplikasikan sebagai topping atau filling hidangan. Anda membutuhkan teknik yang tepat dalam membuat cokelat cair supaya hasilnya sesuai ekspektasi tersebut.


Ada dua cara mencairkan coklat batang agar tidak mengeras lagi yang bisa diterapkan, yaitu menggunakan teknik Au-Bain Marie atau microwave. Ikuti panduan cara mencairkan coklat batang agar tidak mengeras lagi di bawah ini.

Cara Membuat Cokelat Cair Agar Tidak Membeku

Tantangan terbesar dalam melelehkan cokelat adalah menjaga bentuknya agar tetap mencair. Selain itu, tampilan cokelat cair harus tetap mengilap sehingga terlihat menarik saat diaplikasikan sebagai topping atau filling hidangan. Anda membutuhkan teknik yang tepat dalam membuat cokelat cair supaya hasilnya sesuai ekspektasi tersebut.


Ada dua cara yang bisa Anda terapkan dalam melelehkan cokelat, yaitu menggunakan teknik Au-Bain Marie atau microwave. Ikuti panduan cara mencairkan coklat batang agar tidak mengeras lagi di bawah ini.

1. Teknik Au-Bain Marie

Teknik ini dilakukan dengan memasak cokelat di dalam mangkuk yang diletakkan di atas panci air panas, dan bukan air mendidih. Anda bisa menggunakan Tulip Cokelat Compound Hitam yang mudah dicairkan dan diolah ke dalam berbagai bentuk daripada cokelat couverture.


Pertama, potong cokelat compound kecil-kecil, kemudian masukkan ke dalam mangkuk. Anda harus menggunakan mangkuk yang lebih besar daripada panci untuk memanaskan air. Tunggu air hingga panas tapi tidak mendidih, kemudian letakkan mangkuk berisi cokelat di atasnya.


Aduk bahan cokelatnya terus-menerus agar cepat mengencer. Setelah meleleh sempurna, lap bagian bawah mangkuknya supaya tidak ada air yang masuk ke dalam cokelat. Cokelat cair siap diaplikasikan sebagai perisa atau dekorasi hidangan Anda.

2. Menggunakan Microwave

Anda bisa menggunakan microwave untuk cara membuat cokelat cair yang lebih praktis. Meskipun lebih mudah, Anda tidak boleh lengah selama proses melelehkan cokelatnya.


Masukkan potongan cokelat ke dalam microwave, kemudian pasang timer selama 10 detik dan gunakan suhu maksimum. Keluarkan cokelat dan aduk hingga mulai mengental, setelahnya masukkan kembali ke microwave. Ulangi langkah ini sampai cokelat benar-benar meleleh sempurna.

Hindari Kesalahan Ini saat Membuat Cokelat Cair

Banyak orang melakukan beberapa kesalahan umum dalam mengencerkan cokelat. Akibatnya, hasil akhir cokelat leleh memiliki tekstur yang kasar dan hangus saat dimasak. Anda perlu menghindari beberapa kesalahan di bawah ini supaya cokelatnya mencair dengan sempurna.

1. Memotong Cokelat Terlalu Besar

Potongan cokelat yang terlalu besar dan menyerupai balok lebih susah meleleh daripada dipotong kecil-kecil. Akibatnya, cokelat lebih susah diaduk sehingga prosesnya memakan waktu yang lama.

2. Menggunakan Mangkuk Kecil

Jika menggunakan metode Au-Bain Marie, hindari menggunakan mangkuk yang lebih kecil daripada pancinya. Mangkuk berukuran kecil membuat air lebih mudah masuk ke dalam cokelat. Tetesan atau uap air yang masuk dapat merusak tekstur cokelat lelehnya.

3. Mendiamkan Cokelat selama Dimasak

Baik menggunakan metode Au-Bain Marie atau microwave, Anda tidak boleh membiarkan cokelat selama dimasak. Selalu aduk cokelatnya supaya meleleh sempurna dan tidak menyisakan potongan keras di dalamnya. Kesalahan ini cukup sering diabaikan, akibatnya tekstur cokelat jadi membeku.

Cara Agar Cokelat Tetap Cair Setelah Dilelehkan

Setelah berhasil melelehkan cokelat batangan, penting untuk menjaga agar cokelat tetap cair sehingga lebih mudah digunakan. Berikut beberapa cara membuat coklat lumer tahan lama yang dapat dilakukan agar cokelat batangan tetap cair setelah dilelehkan.

1. Menambahkan Minyak

Menambahkan sedikit minyak pada cokelat leleh akan membantu proses pelelehan berjalan lebih halus. Biasanya, cokelat akan mengeras saat dingin, namun penambahan minyak dapat mencegah hal ini. Dengan metode ini, Anda juga bisa mendapatkan tekstur cokelat yang lebih lembut. Pilihlah minyak yang memiliki rasa netral agar tidak mempengaruhi rasa cokelat. Minyak sayur seperti minyak kedelai, minyak jagung, dan minyak bunga matahari adalah pilihan yang tepat untuk metode ini.

2. Hindari Air Masuk ke dalam Cokelat Leleh

Untuk menjaga cokelat leleh tetap mengilap dan tahan lama, pastikan tidak ada air yang masuk. Air dapat merusak struktur gula pada cokelat, membuatnya menggumpal dan bertekstur kasar. Gunakan peralatan yang benar-benar kering dan berhati-hatilah dengan air, terutama saat melelehkan cokelat menggunakan teknik bain-marie.

3. Mengubahnya Menjadi Saus

Jika Anda ingin cokelat leleh tetap cair, Anda juga bisa mengubahnya menjadi saus. Tambahkan 200 ml heavy cream dan 120 ml sirup jagung ke dalam cokelat leleh, aduk rata dan biarkan beberapa saat. Setelah saus terbentuk, simpan dalam wadah kedap udara untuk menjaga keawetannya.

Faktor yang Membuat Cokelat Mengeras

Cokelat cair akan menjadi keras jika mengalami perubahan suhu atau proses kristalisasi lemak kakao yang tidak optimal. Faktor-faktor berikut berpengaruh terhadap tekstur akhir cokelat setelah meleleh:

1. Suhu Penyimpanan yang Terlalu Dingin

Cokelat cair akan keras jika disimpan dalam suhu yang terlalu rendah, seperti di dalam kulkas atau freezer. Suhu dingin menyebabkan lemak kakao mengkristal dengan cepat, tetapi dapat menghasilkan tekstur yang tidak merata atau bahkan tampilan yang kusam.

2. Proses Tempering yang Tidak Tepat

Tempering adalah metode pemanasan dan pendinginan cokelat yang bertujuan untuk membentuk struktur kristal lemak kakao yang stabil. Jika proses tempering tidak dilakukan dengan benar, cokelat dapat mengeras dengan tekstur kasar atau memiliki bintik-bintik putih akibat lemak yang menggumpal.

3. Kandungan Lemak Kakao yang Tinggi

Cokelat yang mengandung persentase lemak kakao tinggi lebih mudah mengeras setelah dilelehkan. Hal ini disebabkan oleh sifat alami lemak kakao yang cenderung membeku pada suhu ruangan. Oleh karena itu, cokelat dengan kadar lemak kakao lebih tinggi sering digunakan dalam pembuatan cokelat batang atau praline agar memiliki tekstur yang padat dan stabil.

4. Paparan Udara dan Kelembapan

Cokelat cair akan menjadi keras jika terkena udara dalam waktu lama, terutama dalam lingkungan dengan kelembapan rendah. Udara yang terlalu kering mempercepat pembekuan cokelat, sedangkan kelembapan tinggi bisa menyebabkan cokelat menggumpal atau mengalami "blooming", yaitu munculnya lapisan putih akibat gula atau lemak yang terpisah.


Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, penting untuk mengontrol suhu penyimpanan, menerapkan metode tempering yang benar, dan menjaga keseimbangan kandungan lemak serta kelembapan saat bekerja dengan cokelat.

Selain menerapkan cara membuat cokelat cair agar tidak membeku di atas, Anda perlu memperhatikan bahan cokelat yang digunakan. Dapatkan bahan cokelat berkualitas dari KioskCokelat agar tampilan dan rasa cokelat cairnya semakin sempurna. Silakan hubungi tim KioskCokelat jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai produk kami.