Cokelat Compound vs Couverture: Apa Perbedaan Keduanya?

Cokelat Compound vs Couverture: Apa Perbedaan Keduanya?

Coklat compound vs couverture adalah topik yang masih sering diperbincangkan di dunia masak, terutama baking. Walaupun memang jika dilihat secara sekilas kedua jenis cokelat ini terlihat sama, tetapi ada beberapa perbedaan signifikan antara kedua jenis cokelat ini, mulai dari rasa, tekstur, hingga bahan dasar pembuatannya.

Coklat compound vs couverture adalah topik yang masih sering diperbincangkan di dunia masak, terutama baking. Walaupun memang jika dilihat secara sekilas kedua jenis cokelat ini terlihat sama, tetapi ada beberapa perbedaan signifikan antara kedua jenis cokelat ini, mulai dari rasa, tekstur, hingga bahan dasar pembuatannya.

Pada artikel ini, Anda akan memahami informasi penting mengenai cokelat compound vs couverture, perbedaan antara kedua jenis cokelat tersebut. Namun, sebelum mengetahui perbedaannya, mari simak penjelasan mendalam mengenai kedua jenis cokelat tersebut terlebih dahulu di bawah ini!

Apa Itu Cokelat Compound?

Cokelat compound merupakan salah satu ‘cokelat’ yang paling umum digunakan di dalam industri makanan seperti bakery, es krim, hingga manisan. Pasalnya, jenis cokelat yang satu ini memang memiliki harga yang lebih murah serta dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, mulai dari dekorasi hingga sebagai salah satu bahan baku pembuatan makanan.

Cokelat compound sendiri dibuat dengan tujuan sebagai alternatif dari cokelat asli seperti cokelat couverture yang memiliki harga lebih mahal. Jadi, sebenarnya cokelat compound ini bukan merupakan sebuah cokelat asli, melainkan merupakan sebuah cokelat imitasi yang dibuat agar cokelat dapat terjangkau oleh berbagai kalangan.

Apa Itu Cokelat Couverture?

Cokelat couverture adalah jenis cokelat asli yang mengandung persentase cocoa butter yang lebih tinggi (32–39%) daripada cokelat biasa seperti compound. Cocoa butter yang lebih banyak ini, dikombinasikan dengan tempering yang tepat, membuat cokelat couverture lebih berkilau, memiliki "snap" yang lebih kencang saat dipatahkan, dan rasa yang lebih lembut.

Total "persentase" yang disebutkan pada banyak merek cokelat didasarkan pada seberapa besar kombinasi cocoa butter dengan cocoa solid. Sebagai contoh, produk dark chocolate harus mengandung tidak kurang dari 35% total dry cocoa solid, termasuk tidak kurang dari 31% cocoa butter, dan tidak kurang dari 2,5% dry cocoa solid tanpa lemak agar dapat dilabeli sebagai "couverture". Sedangkan untuk milk chocolate couverture setidaknya harus mengandung tidak kurang dari 25% dry cocoa solid.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, cokelat couverture adalah cokelat asli, berbeda dengan cokelat compound. Produk yang mengandung cokelat compound biasanya memiliki persentase cocoa solid yang lebih rendah dan mengandung lemak non-kakao (biasanya lemak nabati). Cokelat couverture sendiri biasa digunakan oleh para tenaga profesional. Biasanya, mereka menggunakannya untuk dipping, coating, decorating, dan bahkan molding.

5 Perbedaan Cokelat Compound dan Couverture

Ada beberapa perbedaan signifikan antara cokelat compound dan cokelat couverture. Berikut ini adalah perbedaan cokelat compound dan couverture yang perlu diketahui.

  1. Bahan Baku

Kedua jenis cokelat ini memang sama-sama terbuat dari satu bahan utama yang sama, yaitu buah dari pohon cokelat (Theobroma cacao). Walaupun begitu, cokelat couverture terbuat dari chocolate liquor, pasta halus kaya rasa yang diperoleh dengan cara menggiling biji kakao yang sudah dikeringkan dan dipanggang di bawah sinar matahari. Chocolate liquor sendiri mengandung cocoa solid dan cocoa butter.

Berbeda dengan cokelat couverture, cokelat compound ini dibuat menggunakan cocoa powder, yang terbuat dari sisaan cocoa solid setelah cocoa butter dipisahkan dari chocolate liquor. Lalu, sebagai pengganti cocoa butter, cokelat compound biasanya dibuat menggunakan lemak nabati, seperti minyak kedelai atau minyak sawit.

  1. Tempering

Tempering merupakan proses pemanasan dan pendinginan cokelat untuk memberikan tekstur dan konsistensi yang sesuai untuk dicetak menjadi permen, camilan, atau olahan cokelat lainnya. Ketika ingin menggunakan cokelat couverture, Anda harus melakukan tempering terlebih dahulu. Di sisi lain, cokelat compound dapat langsung digunakan tanpa tempering.

  1. “Snap”

Cokelat couverture memiliki tekstur yang lebih “renyah” dan berkilau. Ketika mematahkan sebatang cokelat couverture, Anda akan mendengar suara “snap” yang terdengar jelas. Di sisi lain, cokelat compound memiliki tekstur yang lebih lentur sehingga Anda tidak akan mendengar suara “snap” saat cokelat dipatahkan.

  1. Rasa di Mulut

Ketika dimasukkan ke dalam mulut, cokelat couverture akan meleleh di mulut Anda dan meninggalkan aftertaste yang lembut dan lebih cokelat. Di sisi lain, cokelat compound akan meninggalkan rasa yang seperti berminyak ketika ada di dalam mulut karena mengandung lemak nabati, bukan cocoa butter.

  1. Harga dan Kegunaan

Harga mungkin merupakan perbedaan terbesar antara cokelat couverture dan cokelat compound. Cokelat couverture sudah pasti memiliki harga yang lebih mahal karena mengandung cokelat dalam bentuknya yang paling murni, yaitu chocolate liquor. Di sisi lain, cokelat compound yang hanya terbuat dari cocoa powder dan lemak nabati sudah pasti jauh lebih murah.

Dari segi kegunaan, karena rasanya yang kaya dan teksturnya yang mengkilap, cokelat couverture sering digunakan oleh para profesional untuk dipping, coating, atau decorating, dan juga digunakan dalam kue atau makanan cokelat dengan kualitas tinggi. Di sisi lain, Anda akan menemukan cokelat compound digunakan dalam cokelat imitasi atau dalam makanan cokelat yang kualitasnya lebih rendah.

Cokelat Compound vs Couverture: Mana yang Lebih Baik untuk Anda Gunakan?

Cokelat couverture adalah jenis cokelat yang lebih ideal untuk digunakan dalam berbagai kebutuhan. Anda dapat menggunakannya dalam resep makanan cokelat apa pun karena rasanya yang lebih nikmat dan teksturnya yang lebih indah. Namun, cokelat couverture membutuhkan sedikit usaha lebih untuk digunakan, yaitu tempering. Jika tidak di-temper, cokelat couverture dapat mengalami 'blooming'.

Di sisi lain, cokelat compound lebih mudah digunakan karena Anda tidak perlu melakukan tempering, cukup dilelehkan saja dan cokelat compound sudah siap digunakan. Namun, walaupun jauh lebih mudah untuk digunakan, cokelat compound bukan merupakan cokelat asli sehingga tidak memiliki rasa dan tekstur yang sebaik cokelat couverture.


Jika tertarik untuk mendapatkan cokelat compound maupun couverture, Anda dapat menemukannya di KioskCokelat. Selain kedua jenis cokelat itu, masih ada banyak sekali produk cokelat yang kami sediakan. Jika ada pertanyaan seputar produk kami, Anda dapat klik di sini.